KOMPILER… APA SICH???

Turbo Pascal

Kompiler Pascal dari Borland yang begitu terkenal diseluruh dunia, dikenal dengan nama Turbo Pascal, diperkenalkan pada tahun 1983, mengimplementasikan “Pascal User Manual and Report” oleh Jensen dan Wirth. Kompiler Turbo Pascal telah menjadi salah satu dari kompiler terlaris sepanjang masa, dan membuat bahasa ini sangat populer pada platform PC, dikarenakan keseimbangan antara kemudahan penggunaan dan kemampuan/kekuatan.

Turbo Pascal memperkenalkan suatu Integrated Development Environment (IDE) dimana Anda dapat mengedit code (dalam sebuah editor yang kompatibel dengan WordStar), menjalankan kompiler, melihat kesalahan yang ada, dan melompat kembali ke baris yang mengandung kesalahan tersebut. Hal ini mungkin kedengarannya sangat sepele pada dewasa ini, tapi pada masa sebelumnya Anda harus keluar dari editor, kembali ke DOS; menjalankan kompiler dari command-line, menuliskan nomor baris yang salah, membuka editor dan melompat ke baris tersebut.

Terlebih lagi Borland menjual Turbo Pascal seharga 49 dollar, dimana kompiler Pascal dari Microsoft dijual dengan harga ratusan dollar. Keberhasilan Turbo Pascal selama sekian tahun juga dikarenakan Microsoft membatalkan produk kompiler Pascal mereka.

Turbo C++

Turbo C++ merupakan kompiler C++ dengan IDE yang terintegrasi buatan Borland, terkenal karena kecepatannya dalam kompilasi dan lingking – karena itu diistilahkan dengan “Turbo”. Produk ini merupakan bagian dari keluarga kompiler borland yang sangat populer termasuk Turbo Pascal, Turbo Basic, Turbo Prolog, dan Turbo C. Turbo C++ merupakan suksesor dari Turbo C yang merupakan pengembangan lebih lanjut dalam keseragaman tata cara dalam kompiler seperti halnya cara yang terdapat pada Turbo Pascal 5.5 dalam menambahkan fungsionalitas object pada versi-versi Turbo Pascal sebelumnya. Namun tidak seperti halnya Turbo Pascal, Turbo C++ senantiasa mengikuti dan mempertahankan standar-standar yang berlaku pada bahasa C++.

Keistimewaan TURBO C++

Dibandingkan dengan perangkat lunak sejenis pada masa itu, Turbo C++ memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan dengan yang lain. Turbo C++ membebaskan programmer dari keharusan menuliskan program yang rumit, sebab berbasis pemrograman berorientasi objek (OOP, Object Oriented Programming). Hal ini memungkinkan program lebih cepat dikembangkan.

Sejarah versi

Rilis pertama dari Turbo C++ pertama kali tersedia pada tahun 1988, saat MS-DOS menguasai personal komputer. Produk ini dibundel dalam versi 1.0, berjalan pada OS/2 dan versi 1.01, berjalan pada MS-DOS. Pada perkembangannya kompiler ini dapat pula digunakan untuk menghasilkan program-program COM dan EXE, dan di paketkan bersama Borland Turbo Assembler untuk prosesor Intel x86.

Turbo C++ 3.0 dirilis pada tahun 1992, dan datang pada saat-saat munculnya rilis Microsoft Windows 3.1. Turbo C++ 3.0 pada mulanya diperkenalkan sebagai kompiler untuk platform MS-DOS yang mendukung template, mampu digunakan untuk menghasilkan kode aplikasi dalam mode terproteksi, dan menghasilkan kode yang ditujukan untuk prosesor-prosesor intel sebelumnya, seperti prosesor Intel 80186.

Setelah Windows 3.1 mulai tersedia, Turbo C++ diperdagangkan dengan dukungan MS-Windows. IDE pertama yang berbasis windows adalah Turbo C++ for Windows, diikuti dengan Turbo C++ 3.1 dan Turbo C++ 4.5. Ada anggapan mungkin saja lompatan versi dari 1.x ke versi 3.x merupakan cara untuk menyelaraskan rilis Turbo C++ dengan versi-versi Microsoft Windows.

Pada akhirnya Turbo C++ digantikan oleh Borland C++ yang lebih lengkap dan kaya akan fitur, namun pada akhirnya menghilangkan fitur yang menjadi kesuksesan jajaran produk Turbo, seperti kecepatan kompilasi dan fasilits dari IDE yang sangat baik.

Turbo C++ v1.01 for DOS saat ini didistribusikan secara gratis oleh Borland, dan bisa didonwload dari website mereka sebagai software antik.

Mengkompilasi Program di Linux

By JC Pollman


Anda pemula di Linux dan ingin tangan anda kotor? Kebanyakan dari anda, termasuk saya, bukanlah programmer, tetapi itu bukan berarti kita tidak bisa menikmati manfaat dari open source, dan bahkan memberikan kontribusi. Itu juga bukan berarti bahwa kita belum beruntung ketika terjadi kesalahan saat melakukan kompilasi. Kompilasi program biasanya sangat sederhana; tidak ada yang perlu dicemaskan dan pastinya tidak akan terlalu sulit daripada membuat program itu sendiri, tetapi kompilasi tidak digaransi 100%. Berikut ini adalah petunjuk kompilasi bagi pemula. Hal ini berarti 90% solusi bagi mereka yang mulai mengenal Linux.

Cepat atau lambat, setiap orang pasti akan mendownload sebuah program dalam bentuk kode sumber dan mengkompilasinya. Walaupun anda mungkin penggemar berat Red Hat atau Debian, pada akhirnya anda akan menemukan sebuah program yang terlalu tua, atau terlalu baru, dan mencarinya dalam bentuk precompiled binary. Sayangnya kode tersebut tidak selalu dapat dikompilasi, apapun yang anda lakukan. Ingat bahwa kebanyakan program-program di Linux masih dalam tahap beta. Kabar baiknya adalah bahwa prosentase dari program yang dapat dikompilasi tanpa masalah telah meningkat secara signifikan pada lima tahun terakhir, dan ada sesuatu yang dapat anda lakukan untuk “memperbaiki” kode yang tidak dapat dikompilasi, tanpa harus menjadi seorang programmer.

Setelah anda mendownload: sekarang anda memiliki beberapa buah tarball (file dalam bentuk tar.gz) dalam harddisk anda. Pertama kali yang harus anda lakukan adalah mengekstrak dan untar ke sebuah direktori. Pada umumnya, program di-untar ke dalam direktori /usr/src. Ini akan menjaga semua kode sumber berada pada satu tempat sehingga anda dapat membersihkannya jika sudah tidak digunakan lagi, juga untuk mengetahui versi berapa dari program yang telah anda kompilasi. Anda harus menjadi root untuk dapat menggunakan direktori ini. Program tar di Linux dapat mengekstrak dan untar sebuah file secara bersamaan jika file tersebut dikompres dengan menggunakan gzip. Jika anda memiliki sebuah file yang bernama filename.tar.gz, anda harus masuk ke direktori /usr/src dengan perintah cd, dan ketikkan:

tar -xzvf /{path to file}/{filename.tar.gz} [Enter]

Perintah tersebut akan melakukan ekstrak dan untar. Penjelasan dari opsi yang digunakan adalah sebagai berikut:

x – untar file
z – unkompres (ekstrak) file
v – verbose – sehingga anda bisa mengetahui apa yang sedang terjadi
f – menunjukkan file yang akan di-untar

Jika anda menggunakan Netscape untuk mendownload file tersebut, mungkin anda akan mendapatkan pesan kesalahan. Kadang-kadang Netscape akan langsung mengekstrak file tarball hasil download. Sehingga jika anda mencoba untuk meng-untar file tersebut seperti yang dijelaskan di atas, mungkin anda akan mendapatkan pesan berikut:

gzip: stdin: not in gzip format

tar: Child returned status 1

tar: Error exit delayed from previous errors

Gunakan perintah yang sama, namun hilangkan opsi z. Sehingga perintah di atas menjadi seperti berikut ini:

tar -xvf /{path to file}/{filename.tar.gz} [Enter]

Ada juga file-file yang menggunakan kompresi bzip2, sehingga file anda akan terlihat seperti berikut : the-program.tar.bz2. Opsi z untuk tar tidak akan bekerja. Cara termudah untuk meng-untar file ini adalah dengan mengetikkan: bunzip2 the-program.tar.bz2. Perintah ini akan menghasilkan file the-program.tar, yang bisa di-untar dengan perintah:

tar -xvf /{path to file}/{filename.tar.gz} [Enter]

Setelah untar: masuk (cd) ke direktori yang telah dihasilkan saat anda melakukan untar. Perhatikan file-file di direktori tersebut dengan perintah ls. Anda harus membaca file README dan INSTALL. Jangan berpikir bahwa anda akan mendapatkan bantuan dari orang lain jika anda belum membaca file-file tersebut. Itulah alasan mengapa RTFM menjadi istilah yang paling sering digunakan di Internet. File README dan INSTALL pasti akan mengajarkan kepada anda bagaimana mengkompilasi dan menginstal sebuah program.

Untuk mengkompilasi, berikan perintah “make”. Agar “make” bisa melakukan kompilasi, anda harus memiliki sebuah file yang bernama Makefile (anda bisa saja memberikan perintah make diikuti dengan opsi-opsi tertentu, namun itu diluar topik bahasan artikel ini). Ada tiga cara yang umum digunakan untuk memulai kompilasi : cara sederhana, Imake, dan configure.

Kompilasi sederhana: Jika anda melihat sebuah file yang bernama Makefile – bukan Imake atau configure, anda harus menggunakan metode ini untuk melakukan kompilasi. Metode ini memiliki tingkat kesulitan yang paling tinggi karena tidak ada yang dikonfigurasi khusus untuk komputer anda. Biasanya, file README dan INSTALL akan membantu anda untuk mengedit beberapa file sehingga program tersebut dapat dikompilasi. Biasanya anda kemudian mengetikkan :

make [Enter]

make install [Enter]

dan jika segala sesuatunya berjalan dengan baik, anda sekarang dapat menjalankan program tersebut.

Imake: Jika anda melihat isi direktori (dengan perintah ls) dan terdapat file Imake dan tidak ada Makefile, maka anda harus menggunakan metode ini. Ini adalah cara tertua untuk melakukan setup dan kompilasi. Ketikkan perintah:

xmkmf [Enter]

make [Enter]

make install [Enter]

Configure: Gunakan metode kompilasi ini jika terdapat file yang bernama configure di dalam direktori. Ini adalah cara termudah untuk mengkompilasi dan memiliki kemungkinan keberhasilan tertinggi. Pada dasarnya ia akan mengecek keseluruhan sistem anda untuk setiap kemungkinan pustaka dan file-file pendukung untuk meyakinkan bahwa anda bisa mengkompilasi program tersebut, dan kemudian membuat Makefile dengan informasi yang tepat. Untuk mengkompilasi, ketikkan :

./configure [Enter]

make [Enter]

make install [Enter]

Perhatikan tanda ./ di depan perintah pertama. Ketika anda mengetikkan sebuah perintah, shell yang anda gunakan akan mencari file perintah tersebut di path. Shell tidak mulai mencari dari direktori kerja anda, sehingga jika ./ (yang berarti direktori kerja yang sedang anda gunakan) tidak termasuk di path, walaupun ls dapat melihat file tersebut, shell anda tidak dapat melihatnya. Shell dapat mengeksekusi make karena biasanya file perintah make berada di /usr/bin yang termasuk dalam path anda. Untuk melihat path di sistem anda, ketikkan :

echo $PATH [Enter]

Jika ada kesalahan :

Penyebab utama kegagalan kompilasi adalah adanya file-file yang tidak ditemukan. Hampir semua program bergantung pada program/file/pustaka pendukung lain. Jika mereka tidak diketemukan, program tidak dapat dikompilasi. File README/INSTALL seharusnya telah memberitahu anda file-file apa saja, dan versi berapa, yang anda butuhkan untuk mengkompilasi program. Ingat bahwa versi yang salah dapat membunuh anda sama seperti anda sama sekali tidak memiliki file tersebut. Biasanya anda akan mengetahui sendiri apa masalahnya, sebab pesan kesalahan pada akhir kompilasi akan memberitahu anda bahwa ia tidak dapat menemukan beberapa file. Ingat sekali lagi bahwa kadang-kadang anda memiliki file yang dibutuhkan, tetapi tidak berada di tempat yang dicari oleh Makefile. Gunakan program instalasi distribusi Linux anda, misalnya RPM, dan periksalah apakah anda memiliki file yang hilang. Jika tidak, carilah di Internet. Jika anda memang memilikinya, dan itu adalah versi yang benar, periksa Makefile untuk melihat dimana seharusnya file tersebut berada. Sebagai contoh, katakanlah file moc berada di /usr/local/bin, namun Makefile mengatakan bahwa moc=/opt/bin/moc. Lalu edit Makefile (dengan menggunakan vi atau editor lain yang anda sukai) dan ubahlah sehingga sama dengan lokasi file tersebut di sistem anda.

Masalah lain yang paling sering ditemui adalah tidak ditemukannya file-file header. Kebanyakan file di direktori sumber program memiliki baris yang terlihat seperti ini :

#include <gtk/gtk.h>

#include <netinet/in.h>

ActiveX

1 Pengertian

Kode perangkat lunak dari Microsoft yang memungkinkan pengembang untuk menambah suatu hal menjadi bergerak pada halaman web statis. ActiveX dari Microsoft dapat menginteraksikan komponen perangkat lunak dengan yang lainnya, dalam lingkungan jaringan (internet), apapun bahasa pemrograman yang digunakan. Diperkenalkan oleh Microsoft di tahun 1990. Istilah ActiveX sendiri jarang digunakan sekarang ini karena perkembangan teknologi ActiveX sudah dinamai oleh nama yang baru, tetapi cara kerjanya tetap hampir sama (hanya penggunaan yang lebih luas)

 

2 Teknologi – teknologi yang masih menggunakan ActiveX
ActiveX Control

Versi sederhana dari OLE control, untuk digunakan dalam Internet Explorer. ActiveX control adalah teknologi dari Microsoft yang digunakan untuk mengetahui komponen software yang bisa dipakai kembali dengan berdasar pada Microsoft Component Object Model (COM). ActiveX control menyediakan kemampuan untuk mengenkapsulasi ke program. Sebagai contoh, suatu ActiveX control bisa jadi mengimplementasikan fungsi spreadsheet yang serupa ke Microsoft Excel, sehingga bisa melakukan kemampuan untuk meng-upload atau download file – file dari site FTP. ActiveX Control dikeluarkan pertama kali dengan v4.0 dari tool desktop development untuk Microsoft Windows dengan nama Visual Basic, tetapi Microsoft kemudian memodifikasi Internet Explorer web browser untuk menyertakan kemampuan yang applet-like ke dalam halaman web.

  • Keamanan dalam ActiveX control

ActiveX control tidak serta merta aman, kecuali jika dibuat menggunakan development package seperti Visual Basic. Dalam konteks seperti itu, diasumsikan penulis percaya, ActiveX lebih aman sedikit dibandingkan developer programming code yang lain dimana pengguna (siapapun yang memegang) dapat melakukan proses penulisan.ActiveX control tidak selalu aman untuk pemakai- pemakai dari Internet Explorer jika menghidupkan kemampuan browser untuk download dan mengaktifkan ActiveX control di dalam suatu halaman web. Permasalahan terjadi ketika pengguna menjelajah (surfs) ke web – page yang tidak dipercaya dan web –page tersebut terdiri dari malicious ActiveX control. Proses ini menyebabkan pendistribusian malware seperti adware dan spyware ke para pengguna Internet Explorer tanpa disadari; solusinya pengguna Internet Explorer seharusnya mengkonfigurasi browser pengguna untuk tidak menginstall ActiveX control dari situs yang tidak dipercaya. Solusi lainnya, seorang pengguna dapat memilih untuk menggunakan suatu web browser alternatif yang tidak menggunakan Trident rendering engine.

  • Contoh penggunaan ActiveX Control

Adobe Reader, Apple QuickTime Player, Macromedia Flash Player, Microsoft Windows Media Player, Real Networks RealPlayer, and Sun Java Virtual Machine.

Compiler pada C

C ialah bahasa yang telah terbukti tentang keberkesanan untuk menyelesaikan masalah dari sistem operasi hinggalah ke sistem yang lebih kompleks, dan yang paling penting sekali ialah kompilernya yang boleh didapati dari sistem Apple Macintosh hinggalah ke superkomputer. Kejayaan C adalah berdasarkan faktor-faktor berikut:

Kompilernya yang mudah-alih (portability)
konsep library yang standard
mempunyai operator yang sangat berkuasa
sintaks yang elegan
bersedia untuk mengakses perkakasan (hardware) jika diperlukan

Kegunaan C
Mulanya C digunakan untuk kerja pembangunan sistem, khususnya dalam mereka bentuk sistem operasi (OS). Tetapi mengapa C? Kerana ia mampu menghasilkan kod C yang cepat sama seperti menulis dalam bahasa himpunan (assembly). Antara contoh kegunaan C ialah:

Sistem Operasi (Operating System)
Kompiler (Compiler)
Penghimpun (Assembler)
Penyunting Teks
Print Spooler
Pemacu Network (Network Driver)
Program-program terkini
Pangkalan Data (Database)
Penterjemah bahasa (Interpreter)
Utiliti

Sejak kebelakangan ini, C telah digunakan untuk pelbagai tujuan kerana ia sangat popular di kalangan pengaturcara (programmer) di segenap pelusuk dunia. C bukanlah bahasa yang sukar untuk dipelajari.🙂

Kelebihan Bahasa C?
Apa yang saya mampu perkatakan tentang C ialah ianya sangat seksi🙂 . – Ramai programmer akan bersetuju dengan saya bahawa alasan yang paling utama sebab mereka menggunakan C ialah kerana ianya mudah-alih. Jika anda seorang pengguna telefon bimbit, saya percaya anda boleh terangkan sebab anda menggunakan telefon bimbit.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s